Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar (M2) dan nilai tukar rupiah terhadap inflasi di Indonesia periode 2020-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis deskriptif dan asosiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif terhadap inflasi, sedangkan nilai tukar rupiah juga mempengaruhi inflasi melalui kenaikan harga barang impor. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia.
Copyrights © 2026