Analisis berbasis kinerja mengacu pada peraturan ASCE 41-17 dengan metode analisis gempa berupa analisis riwayat waktu respons nonlinear. Pemodelan struktur dilakukan dengan aplikasi ETABS. Analisis ini mempertimbangkan berbagai tingkat performa dan sifat struktur dalam keadaan gempa yang beragam. Hasil dari analisis riwayat waktu respons nonlinear menunjukan bahwa struktur mengalami rasio simpangan antar lantai rata-rata terbesar adalah 1.5% untuk arah utara-selatan dan 1.75% untuk arah timur-barat, hasil dari kedua arah ini masih dibawah batas simpangan 4% yang tercantum di peraturan ASCE 7-16 untuk analisis riwayat waktu respons nonlinear. Elemen struktur yang dimodelkan secara nonlinear mencakup balok utama dan dinding geser, balok B1, B2B dan B3 masing-masing mengalami rotasi sendi plasti sebesarĀ 0.0007 radians, 0.0004 radians, dan 0.0006 radians secara berurutan yang dimana masih dibawah nilai immediate occupancy sebesar 0.005 radians berdasarkan peraturan ASCE 41-17.
Copyrights © 2026