Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif pada materi sistem pencernaan sehingga pembelajaran kurang mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif “FUNCERNA” berbasis Story-Based Learning pada materi sistem pencernaan di SD Negeri Talun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Media dikembangkan menggunakan Articulate Storyline. Subjek penelitian terdiri atas 2 ahli media, 3 ahli materi, dan 24 siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validasi sebesar 89% dari ahli media dan 96% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Respon siswa memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “FUNCERNA” layak digunakan dalam pembelajaran IPAS serta mampu mendukung minat dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2026