Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan numerasi siswa setelah diterapkannya pendekatan PMRI menggunakan konteks dadu pada materi kubus kelas VII SMP Aisyiyah Terpadu Pagaralam Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian iniĀ dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa dalam memahami dan menyelesaikan soal matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pendekatan PMRI menggunakan konteks dadu diterapkan agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas VII.B SMP Aisyiyah Terpadu Pagaralam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan numerasi berbentuk soal uraian. Data dianalisis berdasarkan indikator kemampuan numerasi, yaitu penggunaan angka dan simbol matematika, analisis informasi, serta interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 83,2%. Persentase indikator penggunaan angka dan simbol matematika sebesar 83,9%, indikator analisis informasi sebesar 83,1%, dan indikator interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan sebesar 82,6%. Dengan demikian, penerapan PMRI menggunakan konteks dadu dapat membantu meningkatkan kemampuan numerasi siswa pada materi kubus.
Copyrights © 2026