Hasil studi pendahuluan, kemampuan pemahaman siswa kelas V SD Negeri 1 Bangbayang terhadap konsep pecahan sangat rendah. Oleh karena itu Tujuan dari penelitian ini untuk bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan sebelum mengikuti pembelajaran penerapan pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA); (2) Kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan setelah mengikuti pembelajaran penerapan pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA); dan (3) Pengaruh Penerapan Pendekatan Konkret-gambar-abstrak (KGA) Terhadap Kemampuan pemahaman Pecahan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen model one group pretst-posttest dengan instrumen berupa tes tulis pilihan ganda sebanyak 17 siswa tergolong rendah, kategori tinggi dan sangat tinggi masing-masing 11,5% (4 siswa) Sebanyak 7,7% atau (3 siswa) kategori sangat rendah. Setelah pembelajaran menggunakan pendekatan konkret-gambar-abstrak (KGA), siswa kelas V SD N 1 Bangbayang dalam memahami pecahan pembelajaran 92,3% (23 siswa) memiliki kemampuan sangat tinggi, dan 7,7%, (3)memiliki kemampuan tinggi. Penerapan pendekatan konkret-gambar-abstrak (KGA) dalam pembelajaran konsep pecahan dapat memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan.
Copyrights © 2026