Secara tradisional, ekstraksi empulur sagu dilakukan dengan cara manual (dipukul/parut tangan) yang memakan waktu lama. Untuk menigkatkan produktifitas diperlukan mesin produksi pengolahan sagu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh kampus sangat berkontribusi dalam perencanaan dan pembuatan unit mesin pengolahan sagu dengan kapasitas 30 kg/jam. Perencanaan dilakukan dengan pertimbangan aspek material dan biaya perawatan yang memungkinkan mesin ini mampu beroperasi dalam waktu lama. Mesin ini digunakan oleh UMKM Usaha Bersama di desa Kembung Luar dengan kemudahan operasional dan mampu meningkatkan produksi sagu dan keuntungan UMKM.
Copyrights © 2026