Penelitian ini bertujuan mengembangkan pemahaman tentang transformasi kesadaran sosial Generasi Z melalui penerapan Model Sociohistorical Deep Learning yang mengintegrasikan refleksi sejarah, pembelajaran kolaboratif, dan proses berpikir mendalam dalam konteks pembelajaran di SMA Negeri 6 Purworejo. Berangkat dari keterbatasan pendekatan pembelajaran nilai yang cenderung normatif dan transmisif, studi ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis untuk menelaah bagaimana siswa memaknai interaksi sosial, kerja kelompok, serta narasi sosiohistoris sebagai ruang reflektif dalam pembentukan kesadaran sosial. Proses pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta analisis dokumentasi proyek kolaboratif berbasis pengalaman sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini mampu meningkatkan pemahaman kritis terhadap realitas sosial-budaya, memperkuat empati, serta mendorong transformasi kesadaran melalui praktik co-reflection, negosiasi makna, dan produksi artefak kolaboratif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model konseptual yang memosisikan Generasi Z sebagai agen aktif dalam konstruksi, refleksi, dan transformasi nilai-nilai sosial dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026