Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi sistem tata surya, kurangnya variasi media pembelajaran serta kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan modul berbasis puzzle terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Kampar Kiri. Penelitian menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain Posttest Only Control Design. Yang melibatkan sampel kelas VII.A sebagai kelas eksperimen dan VII.B sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda beralasan untuk mengukur ranah kognitif dan lembar observasi untuk menilai ranah afektif serta psikomotor. Analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar kognitif antara kelas eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, hasil observasi menunjukkan terdapat peningkatan ranah afektif dengan persentase sebesar 88,33% dengan kategori sangat baik dan pada ranah psikomotor sebesar 83,75% dengan kategori baik. Dengan demikian, modul berbasis puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik dan dapat menjadi alternatif bahan ajar inovatif dalam pembelajaran IPA.
Copyrights © 2026