Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam menangani rendahnya disiplin dan profesionalisme guru di MTs Robithatul Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Peserta penelitian terdiri dari kepala sekolah sebagai informan kunci dan tiga guru sebagai informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Temuan menunjukkan bahwa disiplin guru tidak dibentuk oleh sanksi administratif yang kaku, melainkan melalui pendekatan sosio-budaya. Kepala sekolah mengoptimalkan nilai lokal Ewuh Pakewuh (saling menghormati) dan komunikasi egaliter yang berhasil menciptakan rasa aman dalam bekerja. Pendekatan humanistik ini secara efektif menumbuhkan kesadaran murni guru untuk menjaga disiplin. Namun, terkait profesionalisme mengajar, motivasi tinggi untuk berinovasi gagal diimplementasikan di kelas akibat kurangnya fasilitas teknologi. Kesimpulannya, efektivitas kepemimpinan transformasional yang dipadukan dengan kearifan lokal sangat potensial dalam membangun moral kerja dan disiplin, namun mutlak memerlukan dukungan fasilitas fisik untuk mewujudkan inovasi pedagogis yang nyata.
Copyrights © 2026