Perkembangan teknologi informasi mendorong sekolah untuk mengadaptasi strategi komunikasi pendidikan yang lebih efektif dan responsif. Hubungan masyarakat (humas) sekolah memiliki peran strategis dalam mengelola arus informasi antara sekolah dan orang tua peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi humas dalam pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi pendidikan di SMPIT Permata Kraksaan serta menganalisis dampaknya terhadap efektivitas penyampaian informasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, staf humas, dan wali kelas, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi humas dalam pemanfaatan WhatsApp di SMPIT Permata Kraksaan dilaksanakan secara terencana dan terstruktur melalui penetapan WhatsApp sebagai media komunikasi resmi, pembagian peran yang jelas antara humas dan wali kelas, pengelolaan pesan yang sistematis, serta penerapan komunikasi dua arah yang terkontrol. Bentuk informasi yang disampaikan meliputi informasi akademik, kegiatan sekolah, kebijakan dan administrasi, serta pembinaan karakter peserta didik, yang dikemas dalam berbagai format pesan untuk meningkatkan kejelasan dan pemahaman. Pemanfaatan WhatsApp terbukti meningkatkan efektivitas penyampaian informasi dari aspek kecepatan, keterjangkauan, kejelasan pesan, dan partisipasi orang tua.Secara teoretis, penelitian ini memperkuat peran humas sebagai fungsi manajemen strategis dalam komunikasi pendidikan berbasis digital. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah dalam mengelola komunikasi pendidikan melalui media digital secara profesional dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026