Transformasi digital telah menjadi salah satu strategi terpenting dalam pengembangan sektor pariwisata untuk meningkatkan waktu kunjungan ke destinasi wisata. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pengelola wisata untuk meningkatkan waktu promosi, meningkatkan kualitas layanan, dan menciptakan efisiensi operasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis upaya digitalisasi yang dilakukan oleh Banyuwangi Park dalam layanan promosi dan wisata, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bermanfaat bagi pengunjung dan wisatawan Taman Banyuwangi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi di Taman Banyuwangi diimplementasikan melalui penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, penggunaan tiket online, pembayaran digital berbasis QRIS, dan layanan informasi digital. Keberhasilan implementasi digitalisasi dapat meningkatkan jangkauan promosi, meningkatkan jumlah pengunjung, meningkatkan efisiensi layanan, dan mengurangi biaya operasional, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan pariwisata.
Copyrights © 2026