Peningkatan penggunaan smartphone secara global telah mengubah perilaku manusia dalam beraktivitas. Literatur yang ada saat ini masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan berupa variasi strategi penempatan sensor dan ketidakkonsistenan dampak biomekanika yang dianalisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan dan mensitesis secara kritis mengenai teknologi berbasis sensor digunakan untuk mengukur paparan biomekanika selama penggunaan smartphone dalam berbagai aktivitas statis dan dinamis. Metode yang digunakan Systematic Literature Review mengikuti protokol PRISMA 2020, data dikumpulkan melalui database Scopus dengan batasan waktu antara tahun 2020-2025, sumber literatur mencakup artikel jurnal internasional bereputasi seperti Elsevier, Springer, Taylor Francis. Berdasarkan analisis tersebut, teknologi berbasis sensor, khususnya unit Pengukuran Inersia (IMU) yang terintegrasi dengan smartphone merupakan alat paling populer untuk menilai biomekanika postural saat menggunakan smartphone. Penggunaan smartphone yang konsisten dikaitkan dengan perubahan postural seperti peningkatan fleksibilitas menundukkan kepala, punggung yang bungkuk, serta beban neuromuskular yang lebih tinggi pada area leher dan bahu. Dampak biomekanika menjadi lebih kompleks dalam konteks aktivitas dinamis seperti penurunan stabilitas postural dan gaya berjalan, peningkatan variabilitas gerak, dan munculnya strategi kompensasi pada batang tubuh. Penelitian masa depan harus berfokus pada integrasi kecerdasan buatan (Machine Learning) untuk memprediksi risiko cedera muskuloskeletal secara personal, guna memitigasi dampak kesehatan jangka panjang dari penggunaan smartphone.
Copyrights © 2026