Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SOSIALISASI PENYUSUNAN METODE PEMBELAJARAN AKOMODATIF KELAS INKLUSI PADA TUTOR HOMESCHOOLING SMART MAKASSAR Supriadi Torro; Sofia Sofia; Liza Dwi Eftiza Khairunniza; Rusdi Rusdi; Darma Jaya Syahrudin
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 June 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v5i1.85636

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tutor di Homeschooling Smart Makassar dalam merancang pembelajaran di kelas inklusi. Masalah utama mitra adalah keterbatasan latar belakang pendidikan khusus para tutor sehingga kesulitan mengakomodasi keberagaman sensorik dan akademis siswa dalam satu ruang kelas. Sosialisasi dilakukan pada 9 Tutor dari Homeschooling Smart Makassar, metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama: koordinasi dan uji awal (pre-test), pelaksanaan sosialisasi serta pendampingan klinis pada Januari 2026, dan evaluasi hasil (post-test). Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek self-efficacy tutor dalam mengajar kelas inklusi sebesar 38%, yang diukur melalui kenaikan rata-rata skor evaluasi dari 58 (sebelum kegiatan) menjadi 80 (setelah kegiatan). Selain itu, kegiatan ini berhasil memfasilitasi penyusunan 1 buah modul panduan praktis metode pembelajaran akomodatif dan 9 draf Rencana Kegiatan Belajar (RKB) adaptif yang siap diimplementasikan oleh masing-masing tutor. 
PERANCANGAN ALAT PENEMPA BESI PEMBUATAN PARANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN ERGONOMI DAN VALUE ENGINEERING (STUDI KASUS: UKM PANRE BESI) Ulfa Turrahmi; Angga Yuda Sakti; Liza Dwi Eftiza Khairunniza; Muhammad Febrian
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38512

Abstract

UKM Panre Besi merupakan salah satu industri tradisional yang bergerak dalam pembuatan parang dengan proses penempaan besi parang yang masih dilakukan secara manual yang berpotensi menimbulkan risiko keluhan pada pekerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kerja dan merancang alat penempa besi parang yang ergonomis menggunakan metode NBM, RULA, biomekanika, dan pendekatan Value Engineering. Berdasarkan NBM terdapat risiko kerja pada pekerja UKM Panre besi yaitu keluhan yang dirasakan oleh kelima pekerja yaitu pada bahu kiri, sakit pada bahu kanan, sakit pada punggung, sakit pada bokong, sakit pada pinggang, sakit pada lengan atas kiri yang memiliki skor 4 (sakit sekali). Hasil penilaian postur kerja pada kedua pekerja menggunakan metode RULA menunjukkan skor 7 (risiko tinggi), dimana bagian punggung, lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan yang menjadi perhatian. Berdasarkan pengolahan data biomekanika bahwa pekerja 1 memiliki nilai LI sebesar 1,96, pekerja 3 sebesar 3,33, pekerja 4  sebesar 3,35, dan pekerja 5 sebesar 3,14 keduanya melebihi batas aman LI ≤ 1[HR1.1]. Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko kerja tinggi dengan skor RULA 7 dan keluhan muskuloskeletal signifikan pada bagian punggung serta lengan pekerja. Sebagai solusi, perancangan alat penempa besi berbasis Value Engineering telah berhasil dikembangkan untuk memperbaiki postur kerja, meminimalkan risiko cedera, serta meningkatkan efektivitas dan keselamatan kerja.
MEMETAKAN LANSKAP BIOMEKANIK PENGGUNAAN SMARTPHONE MELALUI KEMAJUAN TEKNOLOGI SENSOR UNTUK PENILAIAN POSTUR Angga Yuda Sakti; Liza Dwi Eftiza Khairunniza; Aditya Ayu Rahma Nabila; Aqfi Nur Firdaus; Fahri Anwar
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38490

Abstract

Peningkatan penggunaan smartphone secara global telah mengubah perilaku manusia dalam beraktivitas. Literatur yang ada saat ini masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan berupa variasi strategi penempatan sensor dan ketidakkonsistenan dampak biomekanika yang dianalisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan dan mensitesis secara kritis mengenai teknologi berbasis sensor digunakan untuk mengukur paparan biomekanika selama penggunaan smartphone dalam  berbagai aktivitas statis dan dinamis. Metode yang digunakan Systematic Literature Review mengikuti protokol PRISMA 2020, data dikumpulkan melalui database Scopus dengan batasan waktu antara tahun 2020-2025, sumber literatur mencakup artikel jurnal internasional bereputasi seperti Elsevier, Springer, Taylor Francis. Berdasarkan analisis tersebut, teknologi berbasis sensor, khususnya unit Pengukuran Inersia (IMU) yang terintegrasi dengan smartphone merupakan alat paling populer untuk menilai biomekanika postural saat menggunakan smartphone. Penggunaan smartphone yang konsisten dikaitkan dengan perubahan postural seperti peningkatan fleksibilitas menundukkan kepala, punggung yang bungkuk, serta beban neuromuskular yang lebih tinggi pada area leher dan bahu. Dampak biomekanika menjadi lebih kompleks dalam konteks aktivitas dinamis seperti penurunan stabilitas postural dan gaya berjalan, peningkatan variabilitas gerak, dan munculnya strategi kompensasi pada batang tubuh. Penelitian masa depan harus berfokus pada integrasi kecerdasan buatan (Machine Learning) untuk memprediksi risiko cedera muskuloskeletal secara personal, guna memitigasi dampak kesehatan jangka panjang dari penggunaan smartphone.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN SELF-CARE SKILLS ANAK DOWN SYNDROME Sofia; Supriadi Torro; Ilham Samudra Sanur; Liza Dwi Eftiza Khairunniza; Muh. Watif Massuanna
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5700

Abstract

Penyandang Down Syndrome sering mengalami hambatan dalam keterampilan perawatan diri (self-care skills) yang berdampak pada rendahnya tingkat kemandirian. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya pemahaman orang tua mengenai strategi pendampingan yang tepat. Kegiatan pengabdian yang dilakukan pada Maret 2026 ini bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mengembangkan self-care skills penyandang Down Syndrome di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Sasaran kegiatan adalah delapan keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang Down Syndrome. Pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan family-centered intervention melalui metode door to door yang meliputi edukasi, konsultasi, pelatihan, dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai konsep self-care skills dari 37,5% menjadi 100%, pemahaman strategi melatih kemandirian dari 25% menjadi 87,5%, serta kemampuan menerapkan pembiasaan kemandirian di rumah dari 37,5% menjadi 87,5%. Selain itu, peserta menunjukkan perkembangan pada berbagai aspek keterampilan perawatan diri, seperti mandi, berpakaian, menjaga kebersihan diri, dan merapikan barang pribadi. Pendekatan door to door terbukti efektif karena memungkinkan pendampingan yang lebih personal sesuai kebutuhan masing-masing keluarga. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas orang tua dan mendorong kemandirian penyandang Down Syndrome dalam kehidupan sehari-hari.