Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dan resepsi pembaca terhadap cerpen "Gara-gara Angpau" karya Sunlie Thomas Alexander. Dengan menggunakan pendekatan struktural dan teori resepsi pembaca, penelitian ini menggali bagaimana alur, tokoh, dan latar membangun makna cerita, serta bagaimana pembaca menafsirkan konflik sosial yang disajikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini menggunakan alur campuran (kilas balik) untuk membangun ketegangan, dengan tema utama berupa tekanan sosial tradisi dan ironi harga diri pribadi. Dari perspektif resepsi pembaca, cerita ini membangkitkan perasaan ironi dan simpati, karena mencerminkan perjuangan realistis dalam menjaga status sosial selama perayaan budaya. Studi ini menyimpulkan bahwa Sunlie Thomas Alexander berhasil mengkritik kesombongan sosial melalui narasi tragikomedis.
Copyrights © 2026