Penelitian ini menilai bagaimana pembelajaran STEM kontekstual memengaruhi pemahaman konseptual siswa kelas lima tentang topik kimia yang tertanam dalam sains dasar. Studi ini menerapkan desain kuasi-eksperimental kuantitatif dengan kelompok yang tidak setara. Enam puluh siswa SDN 5 Komet Banjarbaru pada tahun ajaran 2024/2025 berpartisipasi; 30 siswa ditugaskan ke kelas eksperimen dan 30 ke kelas kontrol. Tes pemahaman konseptual, yang terdiri dari soal pilihan ganda dan esai, diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data dianalisis menggunakan tes prasyarat, uji t sampel independen, N-Gain, dan Cohen’s d. Perbandingan pasca-tes menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 4,782 > ttable = 2,002; sig. = 0,000 < 0,05). Kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata yang lebih tinggi (82,67) daripada kelas kontrol (71,33), dengan N-Gain sedang sebesar 0,53. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas STEM dalam konteks lokal mendukung siswa dalam menghubungkan perubahan materi dan pemisahan campuran dengan fenomena sehari-hari yang dapat diamati.
Copyrights © 2026