Kemampuan argumentasi ilmiah merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran IPA Abad 21, namun faktanya masih rendah di kalangan siswa SMP karena pembelajaran yang didominasi ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas VIII pada materi sistem peredaran darah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah 33 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tegaldlimo yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah tes esai kemampuan argumentasi ilmiah yang mengacu pada indikator claim, evidence, dan warrant dari Toulmin's Argument Pattern. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa dari 69,70 (pretest) menjadi 83,33 (posttest). Uji hipotesis menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PjBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Temuan ini merekomendasikan PjBL sebagai model inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 di kelas IPA.
Copyrights © 2026