Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan konseling individu dengan penerapan teknik Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam mengurangi perilaku agresif siswa di SMA Katolik Karitas Tomohon. Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya siswa yang menunjukkan kecenderungan perilaku agresif, baik secara verbal maupun fisik, seperti berkata kasar, mudah marah, mendorong dan membentak, yang dapat mengganggu proses pembelajaran serta hubungan sosial di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, Pengamatan dan peninjauan. Objek yang diteliti adalah seorang siswa dari kelas XI-C yang menunjukkan perilaku agresif. Metode untuk mengumpulkan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskripstif kuantitatif dan kualitatif dengan skala Likert. Hasil peneitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik CBT dapat menurunkan perilaku agresif siswa. Pada tahap pra-tindakan skor 51 berada pada kategori tinggi. Setelah pelaksanaan siklus I dan perbaikan tindakan pada siklus II, terjdi penurunan perilaku agresif siswa sehingga skor 18 berada pada kategori rendah. Dengan demikian, layanan konseling individu dengan teknik Cognitive Behavior Therapy (CBT) efektif dalam mengatasi perilaku agresif siswa.
Copyrights © 2026