Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Layanan Konseling Individu dengan Teknik Cognitive Behavior Therapy dalam Mengatasi Perilaku Agresif Siswa di SMA Katolik Karitas Tomohon: Penelitian Imelda Remetwa; Meisie L. Mangantes; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan konseling individu dengan penerapan teknik Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam mengurangi perilaku agresif siswa di SMA Katolik Karitas Tomohon. Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya siswa yang menunjukkan kecenderungan perilaku agresif, baik secara verbal maupun fisik, seperti berkata kasar, mudah marah, mendorong dan membentak, yang dapat mengganggu proses pembelajaran serta hubungan sosial di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, Pengamatan dan peninjauan. Objek yang diteliti adalah seorang siswa dari kelas XI-C yang menunjukkan perilaku agresif. Metode untuk mengumpulkan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskripstif kuantitatif dan kualitatif dengan skala Likert. Hasil peneitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik CBT dapat menurunkan perilaku agresif siswa. Pada tahap pra-tindakan skor 51 berada pada kategori tinggi. Setelah pelaksanaan siklus I dan perbaikan tindakan pada siklus II, terjdi penurunan perilaku agresif siswa sehingga skor 18 berada pada kategori rendah. Dengan demikian, layanan konseling individu dengan teknik Cognitive Behavior Therapy (CBT) efektif dalam mengatasi perilaku agresif siswa.
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 1 Tomohon: Penelitian Arnesia Indah Batara; Meisie L. Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6710

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan masih adanya perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di SMP Negeri 1 Tomohon yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, motivasi belajar, serta pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara guru bimbingan dan konseling dalam menangani masalah siswa yang bolos serta menganalisis berbagai faktor yang menghalangi pelaksanaan cara tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengatasi masalah bolos mencakup pendekatan pribadi kepada siswa, memberikan perhatian khusus, melaksanakan layanan konseling individu dan kelompok, memberikan dorongan, menyampaikan informasi tentang dampak negatif dari bolos melalui media mading, membuat surat pernyataan atau kontrak perilaku, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan wali kelas.. Selain itu, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, antara lain kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan siswa, keterbatasan jumlah guru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah peserta didik, serta kondisi lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung proses pengawasan siswa secara optimal. Strategi guru BK SMPN 1 Tomohon dalam mengatasi siswa membolos sudah cukup baik, namun perlu penguatan program spesifik dan kerja sama dengan orang tua agar lebih optimal
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Pergaulan Bebas pada Peserta Didik di SMK Negeri 1 Kotamobagu : Penelitian Putri Fauzia Russu; Meisie L. Mangantes; Djailan Mansur
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.402

Abstract

Fenomena pergaulan bebas menjadi salah satu persoalan sosial yang kerap dijumpai di kalangan peserta didik dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap perkembangan personal, sosial, maupun akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menangani pergaulan bebas pada peserta didik di SMK Negeri 1 Kotamobagu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian mencakup guru BK, wali kelas, kepala sekolah, serta siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa strategi guru BK dalam mengatasi pergaulan bebas dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu preventif, kuratif, dan kolaboratif. Pendekatan preventif diwujudkan melalui layanan bimbingan klasikal, kegiatan sosialisasi, serta program sekolah; pendekatan kuratif dilakukan melalui identifikasi permasalahan, konseling individual, dan pemantauan secara berkelanjutan; sementara pendekatan kolaboratif dilaksanakan melalui kerja sama dengan wali kelas, orang tua, dan pihak sekolah. Faktor pendukung mencakup terjalinnya kerja sama yang baik antarkomponen sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, serta rendahnya tingkat kesadaran peserta didik. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik dalam upaya mencegah serta mengatasi pergaulan bebas.
Layanan Konseling Individu dengan Teknik Cognitive Restructuring untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMP Kristen Tomohon: Penelitian Irnawati Mine’; Meisie L. Mangantes; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik di SMP Kristen Tomohon melalui layanan konseling individu dengan teknik cognitive restructuring. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I, motivasi belajar peserta didik berada pada kategori sedang. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II dengan latihan coping thought yang lebih sistematis, terjadi peningkatan signifikan menjadi kategori tinggi dengan skor 54. Peserta didik menjadi lebih berani berpendapat, memahami tujuan pembelajaran, dan lebih aktif dalam belajar. Kesimpulannya, teknik cognitive restructuring efektif membantu peserta didik mengubah pikiran negatif menjadi positif untuk meningkatkan motivasi belajar.