Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integritas akidah Islam dalam aktivitas olahraga serta kontribusinya terhadap pembentukan akhlak mulia. Di era modern, aktivitas olahraga sering kali terjebak dalam disorientasi nilai akibat tekanan prestasi, kapitalisasi, dan komersialisasi, sehingga mengabaikan dimensi spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan desain studi kepustakaan (library research) dan analisis teologi kontekstual, penelitian ini mengintegrasikan temuan-temuan dari sepuluh jurnal ilmiah bereputasi terkait teologi Islam, pendidikan karakter, dan sosiolinguistik moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga dalam Islam bukan sekadar aktivitas fisik atau mengejar kemenangan duniawi, melainkan sebuah ruang spiritual yang bersumber pada nilai tauhid sebagai pusat orientasi prestasi berbasis ibadah. Integrasi akidah dalam olahraga diwujudkan melalui pengakuan tubuh sebagai amanah yang harus dijaga dari eksploitasi dan tindakan tidak terpuji seperti penggunaan doping. Pembentukan akhlak mulia dalam aktivitas olahraga berhasil diwujudkan melalui pembiasaan (habit formation), keteladanan pendidik/pelatih (role modelling), kedisiplinan yang terstruktur, dan penyerahan diri secara total kepada ketetapan Allah (tawakal). Penelitian ini menghasilkan sebuah model konseptual teologi olahraga Islam yang memposisikan akidah sebagai landasan teologis-ontologis dan akhlak mulia sebagai manifestasi aksiologisnya di lapangan kompetisi.
Copyrights © 2026