Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Air dan Cahaya dalam Kehidupan Tumbuhan dan Manusia: Kajian Biologi dan Perspektif Islam : Penelitian Rehan Mutia Azzahra; Nurul Hanikaya Siregar; Assyifa Fitria Amir; Yeni Ramadani Pasaribu; Umar Mukhtar Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6110

Abstract

Air dan cahaya merupakan faktor penting yang mendukung keberlangsungan kehidupan tumbuhan dan manusia. Kajian ini dilakukan melalui eksperimen pertumbuhan kecambah kacang hijau serta studi literatur untuk melihat perannya secara biologis dan dalam perspektif Islam. Percobaan menggunakan 80 biji kacang hijau yang dibagi ke dalam tujuh kondisi lingkungan, yaitu terang, gelap, panas, sejuk, kering, lembab, dan nutrisi (air cucian beras), dengan pengamatan selama lima hari terhadap tinggi kecambah, jumlah benih hidup, warna batang, dan kondisi tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan memengaruhi pertumbuhan kecambah secara berbeda. Perlakuan lembab dan nutrisi menghasilkan pertumbuhan paling optimal, sedangkan kondisi kering dan panas menunjukkan pertumbuhan paling rendah. Perlakuan gelap menghasilkan kecambah yang lebih tinggi tetapi lemah dan pucat akibat etiolasi. Secara biologis, air berperan penting dalam proses metabolisme, transportasi zat, menjaga keseimbangan cairan tubuh manusia, serta mendukung berbagai proses fisiologis. Cahaya juga berperan dalam menunjang aktivitas manusia dan proses fotosintesis pada tumbuhan. Dalam perspektif Islam, air dan cahaya dipandang sebagai anugerah Allah Swt. yang menjadi sumber kehidupan dan menjaga keseimbangan alam.
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antimikroba Daun Bidara (Ziziphus spina-christi) serta Relevansinya dalam Pengobatan Islami Dengan Studi Literatur: Penelitian Asni Fatma; Annisa Alfaniatul Lubis; Fatimah Syafitri Masturoh; Intan Nurhayati Harahap; Umar Mukhtar Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6111

Abstract

Untuk menganalisis kandungan fitokimia daun bidara (Ziziphus spina-christi), mengevaluasi aktivitas antimikrobanya, serta mengkaji relevansinya dalam praktik pengobatan Islami yang berkaitan dengan konsep thibbun nabawi. Penelitian dilakukan melalui kajian literatur terhadap berbagai hasil penelitian ilmiah yang membahas kandungan fitokimia dan aktivitas biologis daun bidara, khususnya terkait efek antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun bidara mengandung berbagai senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenolik, steroid, dan terpenoid yang memiliki aktivitas biologis sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Ekstrak daun bidara terbukti mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri patogen, antara lain Salmonella typhi, Bacillus cereus, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, dan Streptococcus mutans. Peningkatan konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap semakin besarnya zona hambat, yang berkaitan dengan mekanisme kerja senyawa fitokimia dalam merusak membran dan mengganggu permeabilitas dinding sel bakteri. Penelitian ini menyoroti integrasi antara bukti ilmiah modern mengenai aktivitas farmakologis daun bidara dengan praktik pengobatan dalam tradisi Islam. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat terhadap pemanfaatan daun bidara dalam thibbun nabawi serta membuka peluang pengembangan fitofarmaka berbasis tanaman lokal Indonesia.
Perkembangan Embrio Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an dan Embriologi Modern: Analisis Tafsir dan Integrasi Keilmuan: Penelitian Aulia Putri; Dani Ikhwan; Irsyaddin Nasution; Ridho Ardyansah; Umar Mukhtar Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6112

Abstract

Perkembangan embrio manusia merupakan kajian sentral dalam embriologi modern yang menjelaskan proses pembentukan manusia sejak fertilisasi hingga organogenesis. Dalam Islam, tahapan penciptaan manusia telah dijelaskan secara sistematis dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan embrio dalam perspektif biologi serta mengkaji kesesuaiannya dengan ayat-ayat Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dan analisis tafsir tematik (maudhu’i). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian konseptual antara tahapan embriologi modern dengan istilah Qur’ani seperti nutfah, ‘alaqah, dan mudghah. Tafsir klasik dan kontemporer memperlihatkan bahwa ayat-ayat tersebut memiliki makna linguistik dan teologis yang selaras dengan temuan ilmiah modern. Integrasi ini menegaskan bahwa sains dan Islam bersifat komplementer serta memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis integrasi keilmuan.
Studi Literatur: Kandungan Metabolit Sekunder Bunga Telang (Clitoria ternatea) dan Manfaat Ekologisnya dalam Perspektif Sains dan Al-Qur'an Anggi Natasya Siregar; Dia Putri Aulia; Hanna Raudhatul Jannah; Keiyona Alifa Zahra; Salwa Febriani Siregar; Umar Mukhtar siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6113

Abstract

Indonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki kekayaan tumbuhan tropis yang berpotensi dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dan lingkungan, salah satunya Clitoria ternatea (bunga telang). Tanaman ini diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, serta berperan dalam aktivitas biologis dan fungsi ekologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan metabolit sekunder bunga telang serta menganalisis manfaat ekologisnya dalam perspektif sains dan Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang bersifat deskriptif-analitis melalui penelusuran jurnal ilmiah terkait fitokimia, aktivitas biologis, peran ekologis, serta kajian tafsir ilmiah Al-Qur’an. Hasil kajian menunjukkan bahwa bunga telang mengandung flavonoid (antosianin), alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan pertahanan alami tumbuhan. Secara ekologis, tanaman ini meningkatkan kesuburan tanah melalui simbiosis pengikat nitrogen dan mendukung keseimbangan ekosistem. Dalam perspektif Al-Qur’an, keberagaman fungsi tersebut mencerminkan tanda kebesaran Allah SWT., sehingga integrasi sains dan nilai spiritual penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.