Pengelolaan stok di toko sembako kerap mengalami kendala akibat ketidakpastian dalam menentukan produk yang terjual cepat maupun lambat, sehingga pemilik usaha sering menghadapi risiko kelebihan atau kekurangan persediaan. Studi kasus pada Toko Sembako Udo Berkah yang berlokasi di Jalan Istana Dusun III, Desa Mekar Laras, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara menunjukkan permasalahan serupa, di mana pemilik toko kesulitan menentukan kategori kelancaran penjualan setiap produk secara sistematis. Penelitian ini menerapkan algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) untuk mengklasifikasikan produk sembako ke dalam kategori Lancar dan Tidak Lancar. Tiga atribut utama digunakan, yaitu jumlah produk terjual, harga satuan, dan persentase keterjualan terhadap stok awal. Dataset terdiri atas 30 data latih dan 10 data uji dengan K=3. Proses klasifikasi melibatkan normalisasi Min-Max dan perhitungan jarak Euclidean. Hasil pengujian memperlihatkan akurasi klasifikasi mencapai 100%, dengan seluruh data uji berhasil diprediksi sesuai label aktualnya. Sistem informasi berbasis web juga dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL untuk mendukung proses klasifikasi secara otomatis.
Copyrights © 2026