Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, motivasi belajar matematika siswa menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, motivasi belajar siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, salah satunya melalui penerapan model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 5 Tonja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan dari penerapan model tersebut terhadap motivasi belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experimental dan rancangan nonequivalent control group design. Metode pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 47,87 menjadi 79,74, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 48,85 menjadi 64,97. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar <0,001 <0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 5 Tonja.
Copyrights © 2026