Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar karena menentukan ketertarikan, perhatian, keaktifan, ketekunan, dan antusiasme siswa selama proses belajar. Akan tetapi, hasil observasi awal menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas IV SDN 10 Peguyangan Denpasar masih belum optimal, terutama pada pembelajaran IPAS yang masih cenderung dilaksanakan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis outdoor learning terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS kelas IV SDN 10 Peguyangan Denpasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 62 siswa, yaitu 30 siswa kelas IV A sebagai kelompok eksperimen dan 32 siswa kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbasis outdoor learning, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar yang diberikan pada tahap pre-test dan post-test. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji kesetaraan, dan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 50,33 menjadi 66,27, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 48,06 menjadi 49,34. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Dengan demikian, pembelajaran berbasis outdoor learning berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS kelas IV SDN 10 Peguyangan Denpasar.