Pendidikan merupakan usaha sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang baik. Salah satu mata pelajaran yang berperan penting dalam pembentukan karakter adalah Pendidikan Pancasila. Namun, berdasarkan hasil pengamatan di SD Negeri 8 Banjar Anyar Kediri Tabanan, keaktifan belajar peserta didik kelas II masih rendah karena pembelajaran masih berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan model dan media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan papan pintar terhadap keaktifan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan teori pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT), teori konstruktivisme sosial Lev Vygotsky, serta teori Active Learning dari Melvin L. Silberman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan rancangan One Group Pre-test-Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 31 peserta didik kelas II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan skor pre-test sebesar 1914 meningkat menjadi 2628 pada post-test. Uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil N-Gain Score sebesar 65,17% dengan kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan papan pintar berpengaruh dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
Copyrights © 2026