Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan, karena pendidikan berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam proses pembelajaran, penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan untuk membantu guru menyampaikan materi agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan yaitu media video animasi berbasis YouTube. Adapun Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana implementasi media video animasi berbasis YouTube dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SD Negeri 5 Melinggih Gianyar, 2) Apa saja kendala dan upaya dalam implementasi media video animasi berbasis YouTube dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SD Negeri 5 Melinggih Gianyar, dan 3) Bagaimana implikasi implementasi media video animasi berbasis YouTube dalam memotivasi siswa belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III SD Negeri 5 Melinggih Gianyar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori behaviorisme, teori konstruktivisme, dan teori motivasi Abraham Maslow. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wali kelas III, dan siswa kelas III SD Negeri 5 Melinggih Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perencanaan implementasi media video animasi berbasis YouTube dilakukan dengan menyiapkan modul ajar serta media pembelajaran yang akan digunakan, 2) Pelaksanaan implementasi media video animasi berbasis YouTube dilakukan melalui kegiatan pemutaran video pembelajaran, penjelasan materi, tanya jawab, serta pemberian tugas kepada siswa, 3) Kendala yang dihadapi meliputi kendala sarana dan prasarana, kendala guru, dan kendala siswa, sedangkan upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan kesiapan media pembelajaran, pengelolaan kelas, serta pemberian motivasi kepada siswa, dan 4) Implementasi media video animasi berbasis YouTube memberikan implikasi positif terhadap motivasi belajar siswa, keaktifan siswa, pemahaman materi, suasana pembelajaran, serta penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. berkelanjutan.