Desa Wisata Patihan Goa Cemara di Kabupaten Bantul memiliki potensi wisata alam dan budaya yang terus berkembang serta mulai menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Namun, kemampuan komunikasi Bahasa Inggris pelaku wisata di kawasan tersebut masih terbatas sehingga interaksi dengan wisatawan asing belum dapat berlangsung optimal. Kondisi ini berdampak pada kualitas pelayanan wisata dan pengalaman pengunjung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris sekaligus keterampilan dasar kepemanduan bagi pelaku wisata di Desa Wisata Patihan Goa Cemara. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan awal, penyusunan materi berbasis English for Specific Purposes (ESP) bidang pariwisata, serta pelatihan interaktif melalui communicative approach dan experiential learning yang memungkinkan peserta mengalami langsung penggunaan bahasa yang mereka pelajari. Pelatihan dilaksanakan dalam delapan sesi dengan metode praktik percakapan, role play, dan latihan membuat dialog yang berfokus pada situasiĀ nyata dengan konteks destinasi wisata dan nilai-nilai lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan bahasa Inggris dalam konteks pelayanan wisata serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam berinteraksi dengan wisatawan asing. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas komunikasi pelaku wisata dan mendukung pengembangan desa wisata yang lebih siap menghadapi wisatawan internasional.
Copyrights © 2026