Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik ekonomi moral yang dijalankan oleh ibu rumah tangga dalam usaha kue berbasis komunitas di Kompleks Perumahan Minasa Upa, Kota Makassar. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa aktivitas ekonomi skala kecil rumah tangga tidak semata-mata didorong oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai moral dan relasi sosial yang melekat dalam kehidupan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ekonomi moral tercermin dalam berbagai bentuk, seperti solidaritas antar pelaku usaha, praktik berbagi sumber daya, sistem kepercayaan dalam transaksi, serta fleksibilitas dalam mekanisme pembayaran. Nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat hubungan sosial antar anggota komunitas, tetapi juga menjadi strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah keterbatasan modal dan akses pasar. Selain itu, jaringan sosial berbasis kedekatan geografis dan kekerabatan berfungsi sebagai modal sosial yang signifikan dalam mendukung aktivitas produksi dan distribusi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi moral merupakan elemen penting dalam praktik ekonomi skala mikro, khususnya pada usaha berbasis komunitas yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Oleh karena itu, kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu mengintegrasikan dimensi sosial dan moral sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026