Penuaan menyebabkan penurunan fleksibilitas lumbal dan keseimbangan dinamis yang dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan intervensi yang aman dan mudah dilakukan, seperti Chair Based Exercise (CBE), untuk mempertahankan kemampuan fungsional lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal dan keseimbangan dinamis melalui penerapan promosi kesehatan dan latihan CBE pada lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Yayasan Batara Hati Mulia dengan melibatkan 27 lansia wanita berusia 60–85 tahun. Intervensi CBE diberikan dengan frekuensi dua kali seminggu. Evaluasi dilakukan menggunakan Dynamic Gait Index (DGI) untuk mengukur keseimbangan dinamis, Timed Up and Go Test (TUG) jarak 3-meter untuk menilai risiko jatuh, serta Sit and Reach Test untuk mengukur fleksibilitas lumbal. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah kegiatan (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan yang positif pada peserta. Pada DGI, kategori risiko jatuh tinggi menurun dari 12 menjadi 7 orang, sedangkan kategori normal meningkat dari 5 menjadi 7 orang. Pada TUG, risiko jatuh rendah meningkat dari 13 menjadi 19 orang, sementara risiko jatuh tinggi menurun dari 12 menjadi 6 orang. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan dan CBE efektif dalam meningkatkan fleksibilitas lumbal, keseimbangan dinamis, serta menurunkan risiko jatuh pada lansia.
Copyrights © 2026