JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus

Efektivitas Terapi Non-Farmakologis dalam Menurunkan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Katarak: Literature Review

Fachmi Alamsyah (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Taufik Septiawan (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Nia Fauziah (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Naelan Najah (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Namira Abiyah Juliyanti (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Reylah Sephia (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Tsamarah Hanin Rana Fauziyyah (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)
Hana Putri Pratiwi (Keperawatan, Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur)



Article Info

Publish Date
23 May 2026

Abstract

Tindakan pembedahan katarak seringkali memicu respons psikologis berupa kecemasan pada pasien. Kecemasan pre operasi yang tidak tertangani dengan baik dapat berdampak pada perubahan hemodinamik dan menghambat kelancaran prosedur operasi. Oleh karena itu, penatalaksanaan kecemasan sangat penting, salah satunya melalui terapi non-farmakologis yang aman, minim efek samping, dan mudah diaplikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas berbagai intervensi terapi non-farmakologis dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi katarak. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis berbagai studi empiris, kuasi-eksperimen, dan studi kasus terkait asuhan keperawatan non-farmakologis pada pasien pre operasi. Sintesis dari berbagai literatur menunjukkan bahwa terapi non-farmakologis memiliki pengaruh yang bermakna dalam menurunkan kecemasan pasien pre operasi katarak. Beberapa intervensi yang terbukti sangat efektif meliputi mendengarkan audio Murottal Al-Qur'an, teknik Relaksasi Benson, teknik relaksasi napas dalam, guided imagery (imajinasi terbimbing), serta terapi musik klasik (seperti Mozart) yang dikombinasikan dengan teknik genggam jari (finger hold). Terapi-terapi ini memberikan efek relaksasi yang mampu menekan respons stres tubuh. Terapi non-farmakologis sangat efektif dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan mandiri untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi katarak. Penerapan terapi ini diharapkan dapat diintegrasikan dalam standar pelayanan di ruang bedah untuk meningkatkan kesiapan psikologis pasien.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...