Kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, baik lisan maupun tertulis, masih tergolong rendah akibat minimnya interaksi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diskusi kelompok dalam meningkatkan komunikasi matematis mahasiswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan mixed methods. Data kuantitatif diperoleh melalui angket skala Likert lima poin yang disebarkan kepada 14 mahasiswa, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 3 mahasiswa yang dipilih secara purposif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif yang meliputi distribusi frekuensi, persentase, dan nilai respons positif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok berperan positif pada seluruh indikator yang diteliti: 71,5% responden merasakan peningkatan partisipasi diskusi; 50,0% merasakan peningkatan komunikasi matematis lisan; 71,4% merasakan peningkatan komunikasi matematis tertulis; 78,6% merasakan pendalaman pemahaman konsep matematis; dan 78,5% menilai diskusi kelompok efektif secara keseluruhan. Data wawancara memperkuat temuan tersebut dengan mengungkap perubahan perilaku konkret pada seluruh narasumber. Disimpulkan bahwa diskusi kelompok terbukti berperan dalam meningkatkan komunikasi matematis mahasiswa, meskipun efektivitasnya bergantung pada keaktifan anggota dan keterarahan pengelolaan diskusi.
Copyrights © 2026