Studi ini bertujuan untuk memahami hubungan sosial antara pengajar dan siswa dalam meningkatkan interaksi pembelajaran di MTs Nurul Falah Pasangrahan Petir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkap bahwa hubungan sosial antara pengajar dan siswa terbentuk lewat interaksi dan komunikasi yang berlangsung secara berkesinambungan di lingkungan sekolah. Hubungan yang positif ditandai dengan adanya komunikasi yang lancar, sikap saling menghargai, dan suasana pembelajaran yang mendukung sehingga mampu meningkatkan partisipasi serta motivasi siswa. Selain itu, pandangan sosial dan harapan pengajar terhadap siswa juga berperan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori interaksionisme simbolik yang menjelaskan bahwa makna yang ada dalam interaksi sosial memengaruhi kualitas hubungan antara pengajar dan siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026