Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan implementasi deep learning dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada Kurikulum Merdeka serta merumuskan Model 3M+ sebagai pengembangan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan penelitian relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak yang masih didominasi oleh metode ceramah dan hafalan cenderung hanya memengaruhi aspek kognitif peserta didik. Pendekatan deep learning, yang menerapkan prinsip mindful learning, meaningful learning, joyful learning, dan integrative learning, dapat lebih efektif dalam mendukung internalisasi nilai moral dan pembentukan karakter secara lebih mendalam. tetapi, pelaksanaanya masih mengalami kendala utamanya ada di kesiapan guru, kekurangan sarana, dan budaya belajar yang pasif. Model 3M+ diharapkan menjadi panduan operasional dalam pembelajaran Akidah Akhlak yang lebih reflektif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026