Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan penyesuaian diri pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Kesehatan mental adalah kondisi yang memungkinkan individu untuk menikmati kehidupan dan menjalin hubungan sosial yang baik, sementara penyesuaian diri merujuk pada kemampuan individu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk lingkungan akademik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Melibatkan 59 responden dari populasi mahasiswa, data dikumpulkan melalui skala yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesehatan mental mahasiswa berada pada kategori sedang, dengan 66% mahasiswa memiliki tingkat kesehatan mental yang baik. Uji hipotesis dengan korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kesehatan mental dan penyesuaian diri (sig. 0,000; r = 0,469), yang menandakan bahwa semakin baik kesehatan mental mahasiswa, semakin baik pula penyesuaian diri mereka di lingkungan kampus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa sangat penting untuk mendukung proses penyesuaian diri yang optimal di lingkungan akademik.
Copyrights © 2026