Penelitian ini menganalisis efektivitas pelatihan Generative Artificial Intelligence (AI) sebagai asisten pedagogis bagi guru SD Inpres Maulafa, Kupang. Menggunakan metode mixed-methods melalui workshop berbasis praktik, evaluasi dilakukan terhadap 25 partisipan. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi teknis yang signifikan, dengan kenaikan skor rata-rata post-test sebesar 32 poin pada aspek prompt engineering. Implementasi AI terbukti mereduksi beban administratif dan mendukung diferensiasi pembelajaran sesuai Kurikulum Merdeka. Implikasinya, transformasi digital di wilayah NTT memerlukan integrasi kebijakan yang menjamin keberlanjutan infrastruktur guna mengeliminasi kesenjangan digital yang persisten.
Copyrights © 2026