Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang penting dalam perkembangan individu, karena berpengaruh terhadap kemampuan dalam berinteraksi sosial, mengikuti proses pembelajaran, serta mengembangkan potensi diri. Pada siswa tunarungu, keterbatasan dalam komunikasi dapat menjadi hambatan yang memengaruhi pembentukan kepercayaan diri, sehingga mereka cenderung mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri dan berpartisipasi secara aktif di lingkungan sosial maupun akademik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana gambaran kepercayaan diri siswa tunarungu agar dapat diberikan dukungan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa tunarungu yang diambil dengan teknik stratified sampling. Instrumen penelitian berupa angket kepercayaan diri yang disusun berdasarkan aspek kepercayaan diri menurut Lauster, yaitu keyakinan terhadap kemampuan diri, optimis, objektif, tanggung jawab, serta rasional dan realistis, dengan uji validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment (r hitung > r tabel = 0,361) dan uji reliabilitas dengan Cronbach's Alpha menghasilkan nilai 0,805, yang menandakan instrumen sangat reliabel. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan perhitungan persentase dan kategorisasi berdasarkan nilai mean dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 61,25%, kategori tinggi sebesar 21,25%, dan kategori rendah sebesar 17,50%. Berdasarkan aspek yang diukur, seluruh aspek kepercayaan diri juga berada pada kategori sedang, dengan aspek rasional dan realistis memiliki persentase tertinggi sebesar 71,25%, sedangkan aspek keyakinan terhadap kemampuan diri memiliki persentase lebih rendah sebesar 62,50%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepercayaan diri siswa tunarungu di Kota Palembang berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa siswa telah memiliki kepercayaan diri yang cukup baik, namun belum berkembang secara optimal dan masih dipengaruhi oleh situasi tertentu. Oleh karena itu, diperlukan konselor, dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa secara lebih optimal.
Copyrights © 2026