Atlet memiliki profesi yang mengharuskan beraktivitas di luar ruangan dengan durasi yang lama serta intensitas tinggi dari paparan sinar matahari langsung sehingga sering kali dihadapi oleh permasalahan kulit, salah satunya sunburn. Sunburn atau kulit terbakar merupakan reaksi inflamasi pada kulit yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet dengan intensitas dan durasi tertentu. Kerusakan kulit dapat berupa kemerahan (eritema), yang kemudian diikuti rasa terbakar dengan tingkat keparahan sesuai dengan intensitas serta durasi sengatan sinar ultraviolet. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Populasi pada penelitian yang digunakan adalah atlet di Kota Parepare dengan jumlah sampel sebanyak 49 sampel. Data diambil dengan menggunakan lembar observasional kemudian dianalisis menggunakan uji analisis chi square pada program SPSS versi 26. Didapatkan hasil penelitian 46,9% responden mengalami sunburn dan 53,1% responden tidak mengalami sunburn. Dari hasil uji analisis diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi paparan sinar ultraviolet terhadap kejadian sunburn pada kulit atlet di Kota Parepare dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05).
Copyrights © 2026