Era transformasi digital telah merevolusi sistem pendidikan global, menuntut adaptasi cepat terhadap teknologi seperti AI, pembelajaran daring, dan big data analytics. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam peran kepemimpinan pendidikan khususnya model transformasional dan dinamika perilaku organisasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di tengah disrupsi digital. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA 2020, kami mengkaji 58 artikel ilmiah berkualitas tinggi dari database Scopus (Q1-Q2, 28 artikel), Web of Science (15 artikel), Google Scholar (10 artikel), dan jurnal nasional terakreditasi Sinta 1-2 (5 artikel) yang diterbitkan periode 2014-2024. Hasil meta-analisis menunjukkan kepemimpinan transformasional memiliki effect size sedang hingga besar (Hedges' g = 0.72, 95% CI [0.61-0.83], p < 0.001) terhadap motivasi intrinsik guru dan adopsi teknologi pembelajaran, sementara perilaku organisasi positif terutama komunikasi efektif (r = 0.59) dan budaya kolaboratif (r = 0.67) berkontribusi 68% terhadap variasi kinerja sekolah secara keseluruhan (Robbins & Judge, 2021; Leithwood et al., 2020). Integrasi kedua elemen ini menghasilkan lingkungan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan, dengan implikasi signifikan bagi konteks Indonesia di mana hanya 42% kepala sekolah memiliki kompetensi digital (Kemendikbudristek, 2023). Temuan ini menegaskan perlunya strategi kepemimpinan adaptif berbasis data dan penguatan budaya organisasi digital untuk mengatasi kesenjangan mutu pendidikan. Penelitian lanjutan dengan desain empiris longitudinal direkomendasikan untuk validasi konteks lokal.
Copyrights © 2026