Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya masih tinggi pada anak usia sekolah dasar dan berdampak pada pertumbuhan, status gizi, serta kemampuan belajar, dengan rendahnya pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai faktor risiko utama yang perlu ditangani melalui intervensi edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kecacingan dan upaya pencegahannya melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di UPT SD Inpres Baraya 1 Makassar pada bulan Oktober 2025 dengan sasaran siswa kelas VI sebanyak 23 orang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan secara edukatif dan interaktif melalui presentasi, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, serta pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh aspek yang dinilai, meliputi pengertian kecacingan, jenis-jenis cacing, penyebab, dampak, serta pencegahan kecacingan, dengan nilai pretest pada rentang 56–65% meningkat menjadi 91–96% pada posttest. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai penerapan PHBS sebagai strategi pencegahan kecacingan pada anak usia sekolah
Copyrights © 2026