Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi gaya kepemimpinan pelatih dan hubungan pelatih-atlet terhadap ketangguhan mental atlet di Sekolah Sepak Bola (SSB) Singa Muda Trenggalek. Ketangguhan mental merupakan aspek penting dalam dunia olahraga, terutama dalam menghadapi tekanan kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei. Sebanyak 29 atlet dipilih sebagai responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan merupakan adaptasi dari Kurniawan, yaitu Leadership Scale for Sport (LSS), Coach-Athlete Relationship Questionnaire (CART-Q), dan Adapted Mental Toughness Index (AfMTI). Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, gaya kepemimpinan dan hubungan pelatih-atlet berkontribusi signifikan terhadap ketangguhan mental atlet (sig = 0,000). Secara parsial, hanya hubungan pelatih-atlet yang berkontribusi signifikan (sig = 0,010), sementara gaya kepemimpinan belum menunjukkan kontribusi yang signifikan (sig = 0,055). Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan interpersonal antara pelatih dan atlet memiliki peran dominan dalam membentuk daya tahan mental atlet usia muda.
Copyrights © 2026