Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal Suku Marind dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran ekonomi oleh guru ekonomi SMA di Merauke, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interview) kepada guru ekonomi SMA di Merauke yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru ekonomi SMA di Merauke belum mengintegrasikan kearifan lokal Suku Marind secara sistematis ke dalam RPP maupun dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Contoh-contoh ekonomi berbasis kehidupan Suku Marind belum dihadirkan secara terencana, meskipun sebagian guru menyadari pentingnya pendekatan kontekstual tersebut. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan referensi pembelajaran berbasis kearifan lokal, kurangnya pelatihan, dan belum adanya panduan kurikulum yang mengakomodasi nilai-nilai lokal Suku Marind. Penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan perangkat pembelajaran ekonomi yang secara eksplisit mengintegrasikan kearifan lokal Suku Marind guna meningkatkan relevansi dan kebermaknaan pembelajaran ekonomi di wilayah Papua Selatan.
Copyrights © 2026