Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sistem evaluasi dan kinerja laboratorium pendidikan tinggi dalam perspektif manajemen laboratorium melalui tinjauan literatur sistematis. Meskipun laboratorium memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran dan penelitian, pelaksanaan evaluasinya di Indonesia masih belum sepenuhnya terintegrasi dengan indikator kinerja yang terukur, sehingga berdampak pada optimalisasi pengelolaan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel ilmiah yang terbit pada periode 2021–2026. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur yang relevan dengan evaluasi serta kinerja laboratorium pendidikan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) menjadi pendekatan dominan dalam menilai efektivitas pengelolaan laboratorium. Indikator kinerja yang ditemukan meliputi kualitas layanan, efisiensi operasional, keselamatan kerja, pemanfaatan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia, dan kepuasan pengguna. Evaluasi yang sistematis terbukti berkontribusi pada peningkatan efektivitas praktikum dan mutu layanan laboratorium. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan evaluasi berbasis indikator kinerja merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium secara berkelanjutan. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengelola laboratorium dalam mengembangkan sistem evaluasi yang lebih efektif dan berorientasi pada mutu di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026