Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis murid pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta karakteristik materi yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL berbantuan LKPD terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis murid di SMA N 17 Muaro Jambi pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XI Fase 1 sebagai kelas eksperimen dan 34 siswa kelas XI Fase 2 sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (85,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (65,00) serta perolehan effect size sebesar 3,196 dalam kategori pengaruh tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL berbantuan LKPD terintegrasi STEM terhadap keterampilan berpikir kritis murid. Model ini direkomendasikan sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran kimia, dan disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk memperluas instrumen penilaian pada materi kimia yang berbeda.
Copyrights © 2026