Digitalisasi dalam pendidikan telah membawa perubahan besar terhadap proses belajar dan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk membahas hakikat belajar dan pembelajaran, komponen pembelajaran, pembelajaran di era digital, strategi, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber bacaan lain yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pembelajaran digital dapat meningkatkan fleksibilitas, partisipasi, motivasi, dan kemandirian peserta didik melalui e-learning, blended learning, video pembelajaran, aplikasi interaktif, dan forum diskusi daring. Namun, pembelajaran digital masih menghadapi hambatan, seperti keterbatasan perangkat, jaringan internet, kesiapan guru, serta kejenuhan peserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran digital perlu dirancang secara kreatif, terarah, dan didukung literasi digital.
Copyrights © 2026