Kemampuan membaca siswa kelas IX di Pondok Pesantren Al-Mukhlisin masih tergolong rendah, terlihat dari kurangnya kelancaran dalam membaca, akurasi pengucapan, serta pemahaman terhadap teks berbahasa Arab. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerapan strategi Tartib al-Nash dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aktivitas guru, keterlibatan siswa, serta hasil belajar. Rata-rata nilai siswa naik dari 71,09 sebelum siklus menjadi 76,82 di siklus I dan 82,57 pada tes akhir siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 24,24% menjadi 84,84%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Tartib al-Nash terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui kegiatan penyusunan teks yang mendukung pemahaman struktur, kerja sama, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025