Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang untuk mendukung pengelolaan daya tarik wisata seni budaya dan pengembangan potensi desa wisata melalui pelibatan pegiat seni lokal, khususnya seni Bantengan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan event kesenian serta pengembangan desa wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan service learning melalui tujuh tahapan, yaitu persiapan, perencanaan dan koordinasi dengan pihak desa serta pelaku wisata, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta dokumentasi dan publikasi. Pendekatan ini menekankan kolaborasi antara tim pengabdian dan masyarakat dalam proses pembelajaran, pendampingan, serta penerapan pengetahuan secara langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan daya tarik wisata budaya, penyelenggaraan event kesenian, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan di Desa Tulus Besar. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil pre-test pengetahuan mitra terhadap pengelolaan event kesenian bantengan sebesar 79% dan hasil post-test sebesar 95% setelah dilakukan kegiatan pendampingan pengelolaan event kesenian bantengan di desa Tulus Besar.
Copyrights © 2026