EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Vol. 5 No. 4 (2025)

SEBUAH PERSPEKTIF RESPONSIF PENDIDIKAN LITERASI UNTUK MELAWAN KORUPSI

Ari Maulana Ramadan (UIN Raden Mas Said Surakarta)
Imam Aris Utomo (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)
Muhammad Huda (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)
Mukhamad Diki Indarto (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)
Mohammad Ulil Abshor Abdalla (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)
Ibnu Hibban (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)
Fauzi Annur (Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

ABSTRACT Corruption remains a serious issue affecting the quality of social, political, and educational life in Indonesia. On the other hand, the low level of literacy culture has caused society to lack critical thinking skills in understanding various forms of abuse of power and information manipulation. This study aims to analyze the role of literacy education in building an anti-corruption culture and to explain the relationship between literacy skills and public social awareness toward corrupt practices. The study employed a library research method with a qualitative interpretative approach through the analysis of various scientific sources, including books, journals, academic articles, and official documents relevant to literacy education, anti-corruption education, and societal development in the Society 5.0 era. Data sources were obtained through literature searches from Google Scholar, GARUDA, and various national and international scientific publications from 2021–2025. Data analysis was conducted through stages of data reduction, classification, interpretation, and systematic conclusion drawing. The findings indicate that literacy education plays an important role in shaping critical awareness, moral integrity, and public courage in rejecting corrupt practices. Literacy functions not only as the ability to read and understand information, but also as a means of developing a culture of transparency, accountability, and social responsibility within society. ABSTRAK Korupsi masih menjadi persoalan serius yang memengaruhi kualitas kehidupan sosial, politik, dan pendidikan di Indonesia. Di sisi lain, rendahnya budaya literasi menyebabkan masyarakat kurang memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memahami berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dan manipulasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan literasi dalam membangun budaya antikorupsi serta menjelaskan hubungan antara kemampuan literasi dengan kesadaran sosial masyarakat terhadap praktik korupsi. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif interpretatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, artikel akademik, dan dokumen resmi yang relevan dengan pendidikan literasi, pendidikan antikorupsi, serta perkembangan masyarakat di era Society 5.0. Sumber data diperoleh melalui penelusuran literatur dari Google Scholar, GARUDA, dan berbagai publikasi ilmiah nasional maupun internasional periode 2021–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan literasi memiliki kontribusi penting dalam membentuk kesadaran kritis, integritas moral, dan keberanian masyarakat dalam menolak praktik korupsi. Literasi tidak hanya berfungsi sebagai kemampuan membaca dan memahami informasi, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

educational

Publisher

Subject

Education Other

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan ...