Beragam teknik kepemimpinan telah diimplementasikan dalam upaya menjaga harmonisasi antara tujuan yang ingin dicapai dengan kondisi sosial terkait. Khususnya terhadap model kepemimpinan di Indonesia, ini menjadi tantangan yang direlasikan atas kondisi budaya daerah yang masih sarat dengan adat istiadat, dengan kondisi pergerakan jaman yang mendorong masuknya budaya asing tanpa bisa dihindari. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana model kepemimpinan yang diimplementasikan oleh keturunan raja adat pada suatu desa di Padang Lawas Utara, bagaimana pemimpin adat menyikapi pergerakan jaman dan menyelaraskan antara budaya dan nilai-nilai keagamaan menjadi suatu nilai seni memimpin agar adat budaya tetap terjaga dan bernafas harmonis bersama nilai-nilai keagamaan di sana.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif , dengan hasil posisi raja adat di desa tersebut lebih mengarah kepada bagaimana implementasi tata budaya yang mampu disematkan secara selaras dengan tata administrasi kenegaraan serta tatacara kehidupan beragama di masyarat desa tersebut.
Copyrights © 2026