Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku struktur untuk mengetahui pengaruh penerapan shear wall pada bangunan gedung Asrama Tsurayya Islamic School. Gedung Asrama Tsurayya Islamic School yang awalnya direncanakan 7 lantai dengan tinggi 25 m dan kemudian direncanakan ulang menjadi 11 lantai dengan tinggi 39 m. Gedung ini berada pada wilayah dengan kategori Seismic D, sehingga memerlukan sistem penahan gaya lateral yang memadai. Oleh karena itu, diterapkan sistem shear wall sebagai elemen struktural untuk meningkatkan kekakuan dan mengendalikan simpangan lateral. Struktur gedung dirancang sebagai sistem beton bertulang dan dianalisis menggunakan pemodelan 3D dengan perangkat lunak ETABS v22 menggunakan metode respons spektrum, dengan membandingkan kondisi tanpa dan dengan shear wall. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah shear wall diterapkan base shear meningkat signifikan menjadi 10422,7 kN (X) dan 10262,1 kN (Y) akibat peningkatan kekakuan struktur. Selain itu, periode getar alami menurun menjadi 1,11 detik dan simpangan lateral berkurang secara signifikan. Hasil evaluasi sistem ganda, rangka memikul 27,4% gaya geser (X) dan 33,3% (Y), sedangkan shear wall menahan 72,6% (X) dan 66,7% (Y) gaya geser. Hal ini menunjukkan meskipun didominasi oleh shear wall, kontribusi rangka telah memenuhi ≥ 25% sesuai SNI, sehingga sistem ganda dinyatakan memenuhi kriteria dan stabil terhadap beban gempa.
Copyrights © 2026