Kemampuan troubleshooting merupakan kompetensi vital dalam pendidikan teknik vokasi, namun mahasiswa sering kali menghadapi kendala beban kognitif yang tinggi saat melacak kerusakan sirkuit elektronik yang padat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Metode Analisis Skema Kronologis dalam meningkatkan kemampuan kognitif mahasiswa serta mereduksi tingkat kesulitan troubleshooting elektronika televisi. Metode evaluasi dampak yang digunakan mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest melibatkan subjek sebanyak 15 mahasiswa teknik vokasi. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan kognitif terstandar dan kuesioner beban kognitif subjektif skala Likert. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kapasitas penalaran logika mahasiswa, di mana nilai rata-rata kognitif melesat dari 43,3 (pre-test) menjadi 75,5 (post-test) dengan indeks Normalized Gain (N-Gain) sebesar 0,57 (Kategori Sedang). Selaras dengan performa akademik, indeks kesulitan subjektif mahasiswa berhasil ditekan secara masif dari skor 4,44 (Sangat Sulit) menjadi 2,63 (Cukup Mudah). Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa penataan urutan fungsional sistem melalui skema rangkaian terbukti efektif sebagai penyangga instruksional untuk mempercepat durasi lokalisasi gangguan sirkuit secara akurat.
Copyrights © 2026