Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya keterampilan mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika Universitas Negeri Makassar dalam merancang sistem instrumentasi dan alat ukur secara mandiri. Mahasiswa umumnya telah memahami konsep dasar pengukuran, sensor, dan alat ukur, namun masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teori ke dalam rancangan alat, memilih komponen yang sesuai, melakukan pengujian, serta mengembangkan ide kreatif menjadi produk nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan merancang dan kreativitas mahasiswa melalui pelatihan Project Based Learning. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian materi, pre-test, praktik pengembangan proyek, pendampingan, presentasi hasil, serta post-test. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengembangkan proyek instrumentasi dan alat ukur berbasis sensor dan mikrokontroler, seperti sistem monitoring suhu dan kelembapan, alat ukur intensitas cahaya, sistem monitoring ketinggian air, alat monitoring kualitas udara, dan sistem pengukuran jarak digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari nilai rata-rata pre-test sebesar 60,0 menjadi 87,6 pada post-test. Selain itu, hasil pengembangan proyek mencapai rata-rata keberhasilan 89,2% dan penilaian presentasi memperoleh skor rata-rata 90,6. Dengan demikian, pelatihan Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan merancang, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam bidang instrumentasi dan alat ukur.
Copyrights © 2026